Bogor, 7 Agustus 2025 – Madrasah Aliyah Sahid sukses melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) 2025 yang diikuti oleh seluruh siswa kelas XI. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 6 hingga 7 Agustus 2025 dan dilaksanakan dengan menggunakan fasilitas komputer yang telah disiapkan oleh pihak sekolah.
ANBK merupakan program yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) untuk mengevaluasi mutu pendidikan di Indonesia. Berbeda dengan ujian nasional yang lebih fokus pada penilaian hasil belajar, ANBK menilai tiga aspek utama: literasi, numerasi, dan karakter siswa. Pelaksanaan ANBK diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif tentang kualitas pembelajaran di sekolah serta memberikan umpan balik yang berguna bagi pengembangan pendidikan di tingkat sekolah dan daerah.
Pelaksanaan ANBK di Madrasah Aliyah Sahid berjalan dengan lancar berkat persiapan yang matang. Kepala Madrasah Aliyah Sahid, Ustadz Mohamad Toha Munir, S.Hum, M.E dalam sambutannya menyatakan, “Kami sangat berkomitmen untuk mendukung program ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah kami. ANBK bukan hanya menjadi ajang penilaian, tetapi juga sarana untuk melihat sejauh mana pendidikan yang kami berikan mampu menjawab tantangan zaman.”
Selama pelaksanaan ANBK, pengawas mengawasi jalannya ujian dengan baik, memastikan setiap siswa dapat mengikuti ujian sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Semua siswa mengikuti ujian dengan semangat dan komitmen tinggi. Hasil dari ANBK ini akan digunakan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Madrasah Aliyah Sahid dan sebagai informasi untuk perbaikan di berbagai aspek pembelajaran.
Pelaksanaan ANBK ini diharapkan menjadi langkah awal dalam perbaikan kualitas pendidikan di sekolah. Dengan dukungan teknologi dan komitmen bersama, diharapkan setiap siswa bisa memperoleh pendidikan yang lebih berkualitas dan siap menghadapi tantangan global di masa depan.
https://pondokpesantrensahid.sch.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-07-at-09.09.06-scaled.jpeg14402560masahidhttps://pondokpesantrensahid.sch.id/wp-content/uploads/2025/08/new-logo-2025-ppms-fix-white-bg-300x72.pngmasahid2025-08-07 14:10:052025-08-07 14:10:47Pelaksanaan ANBK 2025 di MA SAHID Berjalan Lancar
Siswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMK Sahid Bogor terus diasah kreativitas dan kepekaannya, terhadap visual melalui pembelajaran fotografi berbasis produk yang ada di sekitar. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya guru dalam mengenalkan konsep dasar fotografi sekaligus melatih siswa untuk mampu memvisualisasikan objek secara menarik tanpa harus menggunakan alat atau bahan mahal.
Dengan mengusung tema “Eksplorasi Visual dari Sekitar Kita”, para siswa diajak untuk menggunakan berbagai benda sehari-hari seperti makanan, minuman kemasan, produk buatan sendiri seperti cookies “Kiki Kuki”, barang-barang rumah tangga, hingga kerajinan tangan. Tujuannya adalah agar siswa terbiasa mengidentifikasi objek potensial di lingkungan mereka sebagai materi foto yang dapat diolah secara estetik dan profesional.
Dalam proses pembelajaran ini, siswa juga diajarkan teknik dasar fotografi seperti komposisi, pencahayaan, angle, fokus, dan background. Mereka ditantang untuk menata objek secara manual menggunakan media sederhana seperti kertas warna, kain polos, atau alas kayu untuk memperkuat visual objek yang difoto.
Tak hanya itu, sesi pembelajaran juga dilengkapi dengan sesi review karya, di mana siswa mempresentasikan hasil foto mereka dan mendapatkan masukan dari guru maupun teman sekelas. Kegiatan ini membangun kepercayaan diri, kemampuan komunikasi visual, dan kemampuan menerima kritik secara konstruktif.
Pembelajaran fotografi berbasis produk sekitar ini membuktikan bahwa kreativitas bisa diasah dari hal-hal sederhana. Dengan pendekatan ini, siswa DKV SMK Sahid Bogor tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga tumbuh menjadi insan kreatif yang peka terhadap lingkungan dan mampu menghasilkan karya visual yang komunikatif dan bernilai estetis tinggi.
https://pondokpesantrensahid.sch.id/wp-content/uploads/2025/08/DSC00183-scaled.jpg14372560smksahidhttps://pondokpesantrensahid.sch.id/wp-content/uploads/2025/08/new-logo-2025-ppms-fix-white-bg-300x72.pngsmksahid2025-08-06 14:17:262025-08-06 14:19:06Eksplorasi Kreativitas Siswa; Melalui Pembelajaran Fotografi dengan Produk Sekitar
10 Santri MTs Sahid Borong Juara di Kejuaraan Taekwondo Antarprovinsi
Depok, 22 Juli 2025 – Tendangan santri MTs Sahid menembus batas lima provinsi! Ajang bergengsi Universitas Indonesia Taekwondo Championship 2025 menjadi panggung bagi para santri MTs Sahid untuk membuktikan ketangguhan dan kedisiplinan mereka. Dalam kompetisi yang diikuti oleh ratusan peserta dari Jawa Barat, DKI Jakarta, Banten, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta, MTs Sahid berhasil membawa pulang 10 gelar juara.
Acara berlangsung pada 18–20 Juli 2025 di Balairung Universitas Indonesia, Depok, dan menjadi ajang pembuktian bahwa santri juga bisa berprestasi di luar bidang keagamaan.
🥋 Daftar Santri Juara Kejuaraan Taekwondo UI 2025
✅ Kategori Putra
Syabilul Hamdi – Kelas IX-1
Farraz Arkan M – Kelas IX-3
M. Nadhif Hadyanugraha – Kelas IX-3
Nabhan Luthfanfazza B – Kelas IX-2
✅ Kategori Putri
Cheryl Windriya Danurdara – Kelas IX-5
Tazkia Salamah – Kelas IX-4
Hayatunnufus Izzah – Kelas IX-4
Raisya Hayatunnufus – Kelas IX-4
Amania Nailatul Izzah – Kelas IX-4
Tasya Putri Sakilannisa – Kelas IX-4
“Kami bangga, karena ini membuktikan bahwa santri bisa bersaing dan berprestasi di tingkat regional bahkan nasional,” ungkap salah satu pembina ekstrakurikuler MTs Sahid.
Madrasah Berprestasi, Madrasah Pilihan
Prestasi ini bukan yang pertama, dan tentu bukan yang terakhir. MTs Sahid terus mendorong santri untuk berkembang baik secara akademik, spiritual, maupun non-akademik melalui berbagai kegiatan, termasuk olahraga bela diri seperti Taekwondo.
Dengan pembinaan yang konsisten dan karakter yang kuat, para santri dibekali untuk siap menghadapi tantangan masa depan.
Pendaftaran Santri Baru Tahun Ajaran 2026/2027 Telah Dibuka!
Bagi Ayah Bunda yang menginginkan pendidikan terbaik untuk putra-putrinya, MTs Sahid membuka Penerimaan Santri Baru Tahun Ajaran 2026/2027.
🎓 Kenapa MTs Sahid? ✅ Akreditasi A ✅ Berbasis pesantren modern ✅ Aktif berprestasi tingkat regional & nasional ✅ Program akademik & tahfidz seimbang ✅ Pembinaan karakter dan disiplin tinggi
📱 Info & pendaftaran: 0821-2406-1343 📍 Instagram: @mtssahid_bogor
https://pondokpesantrensahid.sch.id/wp-content/uploads/2025/08/IMG_20250722_074654-scaled.jpg19202560skreloadhttps://pondokpesantrensahid.sch.id/wp-content/uploads/2025/08/new-logo-2025-ppms-fix-white-bg-300x72.pngskreload2025-08-06 10:47:032025-08-06 10:47:04Prestasi Hebat! Santri MTs Sahid Sabet Juara Taekwondo UI 2025 Tingkat 5 Provinsi
Kunjungan Pengawas Kemenag Bogor ke MTs Sahid dalam rangka monitoring kegiatan PPDB dan MATSAMA 2025 menjadi bukti bahwa pendidikan bisa dimulai dari cinta, bukan tekanan. “Bisakah hari pertama sekolah menjadi awal tumbuhnya cinta, bukan trauma?” Di MTs Sahid, jawabannya: bisa!
Kegiatan PPDB dan MATSAMA Tahun Ajaran 2025/2026 tak sekadar rutinitas tahunan, melainkan menjadi momentum penting dalam menanamkan karakter, membangun kecintaan terhadap madrasah, dan menegaskan komitmen terhadap nilai-nilai anti kekerasan. Hal ini terbukti dari kunjungan langsung Hj. Kiki Zakiah, S.Ag., M.Pd.I., selaku Pengawas Pembina Kementerian Agama Kabupaten Bogor yang melakukan monitoring dan evaluasi kegiatan PPDB dan MATSAMA di MTs Sahid pada 30 Juli 2025
Arahan Juknis MATSAMA: “Madrasahku Surgaku” dan Deklarasi Anti Kekerasan
Dalam kunjungannya, Hj. Kiki menyampaikan bahwa pelaksanaan MATSAMA harus mengacu pada Petunjuk Teknis (Juknis) terbaru dari Kementerian Agama. Ia menekankan dua hal pokok yang wajib ada dalam kegiatan tersebut, yaitu:
Penyampaian materi “Madrasahku Surgaku” sebagai bentuk penanaman rasa cinta siswa terhadap madrasah.
Penandatanganan Piagam Deklarasi Anti Bullying, Anti Kekerasan, dan Anti Pelecehan, yang menjadi simbol komitmen seluruh peserta didik dan civitas madrasah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan beradab.
Penjelasan TKA Berdasarkan Permendiknas No. 9 Tahun 2025
Selain MATSAMA, Hj. Kiki juga menyampaikan sosialisasi terkait Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagaimana diatur dalam Permendiknas Nomor 9 Tahun 2025. Untuk jenjang MTs, TKA akan memfokuskan pada dua mata pelajaran utama, yaitu:
Matematika
Bahasa Indonesia
TKA direncanakan akan dilaksanakan sekitar bulan Maret hingga Juni 2026. Ini menjadi bagian penting dalam evaluasi mutu akademik peserta didik yang hendak melanjutkan ke jenjang berikutnya.
Beban Kerja Guru Sesuai Pasal 3: 37 Jam 30 Menit Per Minggu
Dalam aspek pembinaan guru, Hj. Kiki juga menegaskan bahwa seluruh pendidik di madrasah wajib memenuhi beban kerja sebesar 37 jam 30 menit per minggu, sesuai dengan regulasi yang berlaku. Rincian beban kerja tersebut mencakup:
Merencanakan pembelajaran atau pembimbingan
Melaksanakan pembelajaran atau pembimbingan (JTM)
Menilai hasil pembelajaran
Membimbing dan melatih peserta didik (termasuk peran sebagai wali kelas)
Melaksanakan tugas tambahan dengan ekuivalensi jam kerja
Kurikulum 2025/2026: Kurikulum Merdeka dengan Pendekatan Berbasis Cinta
Untuk tahun ajaran 2025/2026, struktur kurikulum yang digunakan di madrasah masih mengacu pada Kurikulum Merdeka. Namun, terdapat penekanan baru yaitu pendekatan berbasis cinta.
Apa itu “pendidikan berbasis cinta”?
Guru menciptakan proses pembelajaran yang dilandasi empati, keikhlasan, dan hubungan emosional yang positif dengan peserta didik.
Fokus bukan semata pada capaian kognitif, tetapi pada penghargaan terhadap keberagaman potensi siswa.
Mendorong motivasi intrinsik dalam diri siswa, sehingga mereka belajar dengan kesadaran, bukan karena tekanan.
Pendidikan menjadi proses transformatif (mengubah karakter), bukan sekadar transaksional (mengejar nilai).
Update: 8 Dimensi Profil Pelajar Pancasila
Pengawas juga menyampaikan bahwa per Juli 2025, Profil Pelajar Pancasila mengalami pembaruan dari 6 menjadi 8 dimensi, yaitu:
Beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME
Berkebinekaan global
Gotong royong
Mandiri
Bernalar kritis
Kreatif
Kewargaan aktif (dimensi baru)
Kesehatan jasmani dan mental (dimensi baru)
Ko-Kurikuler Gantikan P5RA
Pengawas menegaskan bahwa mulai tahun ini, P5RA (Proyek Penguatan Profil Pelajar Rahmatan Lil Alamin) tidak lagi digunakan. Sebagai gantinya, kegiatan penguatan karakter siswa akan dilakukan melalui pendekatan ko-kurikuler, yaitu kegiatan non-pelajaran yang tetap terintegrasi dengan pembelajaran inti madrasah.
Apresiasi Pengawas Kemenag Bogor terhadap MTs Sahid
Di akhir kunjungan, Hj. Kiki menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim madrasah, khususnya panitia PPDB dan MATSAMA, atas pelaksanaan yang tertib, edukatif, dan penuh nilai.
“MTs Sahid sudah membuktikan bahwa orientasi siswa baru bisa menjadi ruang pembentukan karakter, bukan sekadar seremoni. Saya bangga dengan pendekatan berbasis cinta yang dibangun oleh para guru dan pengurus,” – Hj. Kiki Zakiah, S.Ag., M.Pd.I.
Penutup
Kegiatan monitoring dan evaluasi ini ditutup dengan dokumentasi bersama serta doa penutup. Kepala MTs Sahid turut menyampaikan rasa terima kasih atas bimbingan dan arahan yang diberikan:
“Arahan dan masukan dari Ibu Pengawas sangat berharga. Kami akan terus berkomitmen menjadi madrasah yang memuliakan siswa melalui pendidikan berbasis akhlak dan kasih sayang.”
https://pondokpesantrensahid.sch.id/wp-content/uploads/2025/07/WhatsApp-Image-2025-07-31-at-11.46.12_ab31e837.jpg7201280skreloadhttps://pondokpesantrensahid.sch.id/wp-content/uploads/2025/08/new-logo-2025-ppms-fix-white-bg-300x72.pngskreload2025-08-06 10:20:422025-08-28 20:09:11Monitoring PPDB dan MATSAMA MTs Sahid 2025 oleh Kemenag Bogor: Pendidikan Berbasis Cinta & Anti-Kekerasan
Bogor, 6 Agustus 2025 – SMK Sahid Bogor melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas XI dari dua jurusan, yaitu Kuliner dan Desain Komunikasi Visual (DKV). Pelaksanaan ANBK ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan untuk mengevaluasi mutu pendidikan secara menyeluruh dan objektif.
ANBK diselenggarakan di laboratorium komputer sekolah dengan sistem online, memastikan setiap peserta dapat mengakses soal secara digital melalui perangkat komputer yang tersedia. SMK Sahid Bogor telah mempersiapkan segala kebutuhan teknis dan administratif jauh hari sebelumnya untuk mendukung kelancaran kegiatan ini, termasuk simulasi dan gladi bersih yang telah dilakukan beberapa minggu lalu.
Ketua Pelaksana ANBK SMK Sahid Bogor, Ustadz Uci Sanusi,S.Pd menyampaikan bahwa ANBK bukan hanya sekadar ujian, tetapi sebagai refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah berlangsung. “Kami berharap hasil asesmen ini bisa menjadi dasar pengembangan strategi pendidikan yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan siswa di masa depan,” ujar beliau.
Peserta ANBK terdiri dari siswa yang telah dipilih secara acak oleh sistem Kementerian Pendidikan. Mereka mengerjakan dua jenis asesmen utama, yaitu Literasi Membaca dan Numerasi, serta Survei Karakter dan Lingkungan Belajar, yang mencerminkan kompetensi esensial dan nilai-nilai yang penting untuk mendukung kesuksesan peserta didik di masa mendatang.
Guru dan tenaga kependidikan di SMK Sahid Bogor juga berperan aktif dalam mendampingi serta memastikan suasana ruang ujian tetap kondusif dan tertib. SMK Sahid Bogor telah berhasil menyelesaikan seluruh prosedur sesuai dengan petunjuk teknis dari Kemendikbudristek.
https://pondokpesantrensahid.sch.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-06-at-10.55.49.jpeg9601280smksahidhttps://pondokpesantrensahid.sch.id/wp-content/uploads/2025/08/new-logo-2025-ppms-fix-white-bg-300x72.pngsmksahid2025-08-06 08:19:352025-08-06 10:57:03Pelaksanaan ANBK SMK Sahid Bogor 2025: Wujud Evaluasi Mutu Pendidikan
Muhammad Ikhwanuddin, S.Hum, C.PSS, C.CRE (Guru MA Sahid)
Dulu, kira-kira dibawah tahun 2010 ketika saya masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) di Daerah Ciputat, saya ingat betul setiap malam pukul 20.00 WIB ada sebuah Program TV luar biasa bertajuk “Hitam Putih” disalah satu stasiun televisi swasta. Acara tersebut cukup ikonik bagi generasi yang lahir awal tahun 2000-an.
Didalam program TV tersebut ada banyak pembahasan yang fokus pada motivasi diri dengan mengundang banyak orang-orang hebat di sekitar kita, orang yang hebat karena prestasinya, karena pantang menyerahnya, karena semangatnya yang tidak kenal lelah. Dan tentu, itu semua disajikan dengan apik oleh pembawa acaranya yaitu Om Dedy Corbuzier.
Dari 16 tahun berjalannya program tersebut, mungkin dengan ratusan bahkan ribuan episode yang sudah mengudara tayang untuk masyarakat Indonesia, ada satu episode yang begitu membekas dihidup saya karena ketika itu sangat relate dengan kondisi pergaulan saya di Sekolah Dasar, episode yang membahas tentang Bullying. Pada episode itu diterangkan bahwa, seseorang tetap bisa sukses walaupun dia adalah korban dari tindakan Bully di sekolahnya.
Dalam dunia konseling, seorang anak akan tahan terhadap perlakuan teman-temannya yang kurang pantas (dalam hal ini contohnya adalah Bullying) ketika anak tersebut ditumbuhkan didalam hati dan pikirannya rasa percaya diri yang kuat. Ya, rasa percaya diri ini yang akan membentengi seorang anak tersebut, karena dia akan fokus hanya kepada sesuatu yang membuat dia bertumbuh, walaupun banyak yang menghina bahkan mencoba menjatuhkannya, seorang anak tersebut selalu bangkit dengan rasa percaya dirinya yang kuat.
Kita tidak akan lebih dalam membahas tentang hal tersebut, kali ini kita akan kembali membahas salah satu episode program TV “Hitam Putih” yang sangat membekas dihidup saya. Singkatnya, di dalam episode itu Om Ded membuat sebuah perumpamaan yang luar biasa dan ini bisa dijadikan pegangan untuk siapapun yang kebetulan hari ini mungkin dunia sedang tidak berada dipihaknya. Tentunya untuk menguatkan diri serta menjawab semua caci maki dari orang lain menjadi sebuah prestasi.
Kurang lebih Om Ded mengatakan begini,
“Jika kamu hari ini banyak di-Bully oleh kawanmu, oleh orang-orang disekitarmu dan mereka berusaha mencelakaimu, anggaplah dirimu itu sebagai sebuah batang besi dan teman-teman yang mem-Bullymu itu sebagai sebuah amplas. Setiap kali kamu di-Bully, disitulah kamu anggap bahwa dirimu yang menjadi sebuah batang besi tersebut sedang diamplas, karena temanmu tadi anggaplah sebagai sebuah amplas. Kamu di-Bully lagi maka kamu sedang diamplas lagi, di-Bully lagi artinya kamu diamplas lagi oleh mereka. Memang menyakitkan dan membutuhkan waktu, tapi ingat, suatu hari amplas itu akan habis dan menjadi barang yang tidak ada gunanya sama sekali kemudian dibuang menjadi sampah, dan ketika itu terjadi, ketika itu juga kamu sudah menjadi sebuah batang
besi yang berkilau, yang bersih, yang berdaya jual tinggi dan berharga bahkan dikagumi oleh banyak orang. Maka, jadilah kuat!”
Ini perumpamaan yang sampai hari ini masih saya pegang, menjadi prinsip dihidup saya, karena apa yang dikatakan Om Ded ini benar, terbukti dari banyak kejadian didalam hidup seseorang bahwa mereka yang sering menghina orang lain dan merasa dirinya paling benar adalah justru mereka yang pada akhirnya jatuh kedalam zona kegagalan. Sebaliknya, betapa banyak orang yang hidup dalam tekanan setiap harinya namun ia sukses melebarkan manfaat bagi orang-orang disekitarnya, menjadi berharga dan dikagumi oleh banyak orang.
Lucunya, sayapun jadi teringat dengan nasihat dari Eyang B.J Habibie, ya betul, beliau adalah Presiden Indonesia yang ketiga!. Beliau pernah mengatakan bahwa,
“Kita harusnya berterima kasih kepada orang yang membenci kita, yang membicarakan kita dibelakang kita. Ya, itu benar! Karena mereka merelakan waktu mereka untuk memikirkan kita disaat kita saja tidak sedikitpun pernah memikirkan mereka!”
Saya menambahkan, bahwa, “Pelaut Handal Tidak Lahir Dari Ombak Yang Tenang” dan “Badai Selalu Menyisakan Pohon Dengan Akar Yang Terbaik”. Semoga kita semua bisa tumbuh menjadi pribadi terbaik versi diri kita sendiri, sesuai dengan apa yang menjadi impian kita dan yang paling penting adalah bagaimana kita bisa menjadi bermanfaat oleh orang-orang yang ada disekitar kita.
https://pondokpesantrensahid.sch.id/wp-content/uploads/2025/08/WhatsApp-Image-2025-08-03-at-12.51.01-e1754201325769.jpeg7721080masahidhttps://pondokpesantrensahid.sch.id/wp-content/uploads/2025/08/new-logo-2025-ppms-fix-white-bg-300x72.pngmasahid2025-08-03 12:58:222025-08-03 13:09:53JADI PRIBADI KUAT “Pengalaman tentang Bullying”
Ketika mendengar kata santri, banyak orang langsung membayangkan sosok bersarung, hidup sederhana di pesantren dan sibuk menghafal kitab. Namun hari ini, santri adalah wajah masa depan. Santri bukan hanya ahli ibadah, tapi juga agen perubahan. Ya, santri bisa hebat belajar dengan tekun, berdakwah dengan bijak dan berkarya dengan semangat.
Artikel ini secara khusus menceritakan tentang Santri Pondok Pesantren Modern Sahid yang tak hanya mengaji, tapi juga aktif dalam berbagai kegiatan positif dan produktif.
📖 Belajar: Ilmu adalah Kunci Kemuliaan
Di Pondok Pesantren Modern Sahid, belajar bukan sekadar kewajiban, tapi bentuk ibadah. Santri bangun pagi bukan hanya untuk salat subuh, tapi juga untuk menuntut ilmu sejak fajar menyingsing. Dari ngaji kitab kuning hingga hafalan Al-Qur’an, semuanya dilakukan dengan penuh kesungguhan.
Namun santri Sahid masa kini tidak berhenti di situ. Mereka juga belajar teknologi, menulis, bahkan kewirausahaan. Inilah yang menjadikan santri Pondok Pesantren Modern Sahid sebagai sosok yang hebat karena mampu menggabungkan ilmu agama dan pengetahuan umum secara seimbang.
🕌 Berdakwah: Menyampaikan Kebaikan dengan Cinta
Dakwah tidak harus lewat mimbar besar. Seorang santri berdakwah lewat sikapnya, tutur katanya dan akhlaknya. Bahkan senyum santri bisa menjadi media dakwah yang lembut namun menyentuh.
Santri Pondok Pesantren Modern Sahid telah menunjukkan bahwa dakwah bisa dilakukan dengan banyak cara, termasuk melalui media sosial, video pendek, maupun tulisan-tulisan inspiratif. Dengan demikian, peran santri dalam berdakwah menjadi lebih luas dan relevan dengan zaman.
🛠️ Berkarya: Santri Tak Hanya Mengaji
Siapa bilang santri tidak bisa kreatif? Di lingkungan Pondok Pesantren Modern Sahid, banyak santri yang aktif membuat karya. Baik dalam bentuk tulisan, karya seni, maupun proyek-proyek digital dan kewirausahaan. Semangat berkarya ini menjadikan santri lebih percaya diri dan berdaya guna di masyarakat.
Banyak dari mereka telah menunjukkan bahwa santri bisa berkarya tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. Ini adalah contoh nyata bahwa santri bisa menjadi pelaku perubahan yang membangun peradaban.
✨ Santri Adalah Harapan Umat
Menjadi santri bukan berarti ketinggalan zaman. Justru santri berada di garis depan perubahan dengan ilmu, iman dan amal sebagai bekal. Terutama bagi santri Pondok Pesantren Modern Sahid, masa depan terbuka lebar untuk berkontribusi di berbagai bidang. Jadilah santri yang tak hanya pandai mengaji, tapi juga cakap berdakwah dan berani berkarya.
“Santri tidak hanya belajar untuk dirinya, tapi untuk menerangi dunia dengan ilmu dan akhlaknya.” — Pondok Pesantren Modern Sahid
https://pondokpesantrensahid.sch.id/wp-content/uploads/2025/08/santri-ma-sahid-hebat.jpg7201280masahidhttps://pondokpesantrensahid.sch.id/wp-content/uploads/2025/08/new-logo-2025-ppms-fix-white-bg-300x72.pngmasahid2025-08-02 21:48:222025-08-02 22:35:33Santri Bisa Hebat: Belajar, Berdakwah dan Berkarya
Dalam rangka memperkenalkan kegiatan Pramuka kepada peserta didik baru, Satuan Pramuka Madrasah Aliyah Sahid mengadakan acara Penerimaan Tamu Ambalan (PTA) untuk Kelas X pada hari Jum’at – Sabtu, 1-2 Agustus 2025 di Lapangan Gelar Bugar Perkasa (LGBP) Pondok Pesantren Modern Sahid.
Kegiatan dimulai dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh Pembina Pramuka, yang memberikan sambutan penuh semangat kepada para peserta. Dalam sambutannya, beliau mengingatkan pentingnya kegiatan pramuka sebagai wadah untuk menumbuhkan karakter disiplin, kepemimpinan, dan solidaritas.
Setelah upacara, para peserta mengikuti berbagai materi yang disampaikan oleh Pembina, selain itu, acara juga diisi dengan sesi berbagi pengalaman dan motivasi dari pengurus Ambalan Madrasah Aliyah Sahid. Mereka berbicara mengenai perjalanan mereka dalam pramuka, bagaimana pramuka membantu mereka mengembangkan diri, serta pentingnya nilai-nilai luhur dalam organisasi ini.
“Acara ini sangat seru dan memberi kami banyak pengalaman baru. Kami senang bisa mengikuti acara ini sampai selesai,” kata salah satu peserta.
Dengan suksesnya acara ini, seluruh peserta diharapkan dapat membawa semangat baru untuk berkarya dan berkontribusi dalam kegiatan pramuka yang akan datang.
Inovasi dan kreativitas kembali ditunjukkan oleh para siswi SMK Sahid Bogor melalui produk unggulan terbaru mereka yang diberi nama Kiki Kuki. Produk ini merupakan hasil kolaborasi antara siswi jurusan Kuliner dan Desain Komunikasi Visual (DKV) yaitu ananda Amara Tsabita Setiakarnawijaya dan Talita Nur Azmi, menampilkan kombinasi sempurna antara cita rasa, kesehatan, dan estetika kemasan yang menarik.
Kiki Kuki adalah cookies sehat yang dibuat dari tepung mocaf (modified cassava flour) — tepung singkong yang difermentasi secara khusus, dikenal sebagai alternatif gluten-free yang aman untuk penderita intoleransi gluten. Tidak hanya sehat, cookies ini juga memiliki tekstur yang lembut (soft) dan rasa yang manis pas, cocok dinikmati oleh semua kalangan, termasuk anak-anak dan lansia.
Keunggulan utama dari produk ini tidak hanya terletak pada komposisi bahan alaminya, tetapi juga pada proses pembuatannya yang higienis dan inovatif. Penggunaan tepung mocaf juga membantu mendukung produk pangan lokal, sekaligus menjadi pilihan yang ramah bagi sistem pencernaan.
Kemasan Kiki Kuki tak kalah menarik. Berkat kreativitas siswi jurusan DKV SMK Sahid Bogor, desain kemasan produk tampil modern, minimalis, dan penuh identitas lokal. Dengan perpaduan warna lembut dan ilustrasi yang menggugah selera, kemasan Kiki Kuki dirancang tak hanya untuk menarik perhatian, tapi juga memberi nilai tambah branding yang kuat dan mudah dikenali.
Produk Kiki Kuki merupakan bagian dari proyek lintas jurusan yang bertujuan mengembangkan jiwa wirausaha dan keterampilan industri kreatif pada siswa SMK Sahid Bogor. Dalam prosesnya, siswi kuliner melakukan pengembangan resep sehat, uji cita rasa, dan pengemasan makanan, sementara siswi DKV mengerjakan aspek identitas visual, dan fotografi produk.
https://pondokpesantrensahid.sch.id/wp-content/uploads/2025/08/finsihhhh-boarddd-min-2-1-1-1-scaled.png25601932smksahidhttps://pondokpesantrensahid.sch.id/wp-content/uploads/2025/08/new-logo-2025-ppms-fix-white-bg-300x72.pngsmksahid2025-08-01 14:30:102025-08-06 10:58:57Kiki Kuki: Cookies Sehat dan Lezat Karya Siswi SMK Sahid Bogor