Check in Santri Baru Pondok Pesantren Modern Sahid TP 2021/2022

Pondok Pesantren Sahid – Diawali dengan briefing dan doa oleh Kepala Pengasuhan sekaligus Ketua Satgas Covid-19 Pesantren Modern Sahid kegiatan check in santri dimulai pada pukul 07.30 WIB sesuai jadwal yang ditetapkan.

Antusiasme santri dan orang tua santri untuk check in sangat terlihat jelas berdasarkan pemantauan di lapangan bahwa sudah terjadi penumpukan kendaraan di gerbang utama pos 3 sampai bahu jalan raya sejak pukul 06.30 WIB.
sehingga petugas sekuriti dan Satgas Covid-19 mengarahkan kendaraan orang tua santri ke arah MI Sahid dan Omi mart.
Tepat pukul 07.30 WIB petugas membuka gerbang utama pesantren dan sebelum memasuki gerbang seluruh kendaraan dicek oleh petugas terkait hasil rapid test antigen/PCR santri dan pengantar. Karena syarat melewati gerbang utama pesantren harus menyertakan surat rapid test antigen/PCR bagi santri dan pengantar.

Dalam surat edaran resmi pesantren terkait check in santri disebutkan bahwa syarat dan ketentuannya adalah sebagai berikut

1. Santri dan pengantar harus dalam keadaan sehat.
2. Bebas Covid-19 dengan menyertakan bukti hasil rapid test antigen/swab test PCR bagi santri dan pengantarnya.
3. Ketentuan rapid test antigen H-1 sebelum check in dan swab test PCR H-2 sebelum check in.
4. Menyerahkan berkas-berkas yang diminta pesantren diantaranya surat pernyataan isolasi mandiri 7-14 hari, surat pernyataan orang terkait izin mengikuti KBM secara luring/tatap muka dan surat hasil test baik rapid test antigen atau PCR.

Alhamdulillah sejauh pemantauan di lapangan yang dilakukan oleh pimpinan pesantren dan Satgas Covid-19 pesantren, kegiatan check in santri berjalan lancar dengan tetap menerapkan prokes lebih ketat. Ini tidak terlepas dari dukungan semua pihak baik internal ataupun eksternal. Para orang tua santri sangat mematuhi ketentuan yang ditetapkan pihak pesantren terkait prokes di masa pandemi Covid-19 ini.

Suasana sedih, bahagia dan haru terus menyelimuti setiap orang tua yang mengantarkan santrinya, sedih karena harus terpisah untuk beberapa waktu ditambah lagi saat ini keadaan sedang dilanda pandemi Covid-19 kekhawatiran orang tua semakin meningkat, bahagia karena anak anak bisa segera belajar dengan tatap muka yang sudah hampir setahun belajar online serta kebahagiaan yang paling dirasakan oleh seluruh orang tua ketika harapan memiliki anak-anak yang soleh dan solehah dapat terwujud. Melihat keadaan saat ini kalau anak tidak dibekali dengan ilmu agama dikhawatirkan akan salah jalan dan tersesat. Maka wajarlah orang tua rela melepas anak-anaknya untuk belajar di pesantren meskipun mereka harus terpisah untuk beberapa waktu ke depan namun itu harus dilakukan demi masa depan anak-anaknya kelak.

“Selamat belajar nak, semoga kamu betah, raihlah ilmu yang bermanfaat, semoga kamu menjadi anak yang soleh/solehah, ayah dan bunda akan selalu mendoakan yang terbaik buat kamu” itulah beberapa kalimat yang menjadi nasehat yang sering diucapkan oleh para orang tua di saat melepas putra putrinya ke pesantren.

Semoga Pondok Pesantren Modern Sahid bisa menjaga amanah dari para orang tua santri yang sudah mempercayakan pendidikan putra putrinya di pesantren ini dan semoga bisa mewujudkan harapan para orang tua santri, insha Allah.

#BravoPesantrenSahid
#SahidSehatSahidAman.


0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *