Tag Archive for: smkberbasispeasantren

Program Praktik Kerja Lapangan (PKL) merupakan salah satu bagian penting dalam pembelajaran di SMK Sahid Bogor, khususnya bagi siswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV). Melalui PKL, siswa dapat menerapkan ilmu yang telah diperoleh di sekolah sekaligus belajar langsung di dunia industri. Salah satu perusahaan yang menjadi mitra SMK Sahid adalah PT Prisma Multimedia Solution, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang multimedia, event organizer, dan digital creative.

Selama melaksanakan PKL, siswa jurusan DKV mendapatkan berbagai pengalaman berharga, mulai dari proses kreatif di balik layar hingga terjun langsung di lapangan.

1. Terlibat dalam Event Organizer

Siswa DKV berkesempatan untuk ikut serta dalam berbagai event yang ditangani PT Prisma Multimedia Solution. Mereka tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga berperan aktif dalam persiapan dan pelaksanaan acara. Mulai dari mendesain konsep visual event, menyiapkan materi promosi, hingga mengatur perlengkapan di lokasi acara. Pengalaman ini melatih siswa untuk bekerja secara profesional, disiplin, dan mampu beradaptasi dengan dinamika kerja yang cepat.

2. Menjadi Video Editor

Di era digital, kebutuhan akan konten video semakin meningkat. Siswa DKV yang menjalani PKL di PT Prisma Multimedia Solution mendapat kesempatan untuk menjadi video editor. Mereka belajar menggunakan software editing profesional, mengolah hasil dokumentasi acara, membuat teaser, hingga konten kreatif untuk media sosial. Proses editing ini mengasah ketelitian, kreativitas, dan kemampuan teknis siswa agar mampu menghasilkan karya berkualitas.

3. Mendalami Peran sebagai Desainer

Selain video editing, siswa juga dipercaya menjadi desainer grafis. Mereka mengerjakan desain untuk berbagai kebutuhan, seperti poster, banner, backdrop event, feed media sosial, hingga desain identitas visual perusahaan. Dalam praktiknya, siswa belajar bagaimana desain tidak hanya harus menarik secara estetika, tetapi juga komunikatif dan sesuai dengan kebutuhan klien.

4. Berperan sebagai Crew Lapangan

Tidak kalah menarik, siswa DKV juga turut serta menjadi crew lapangan dalam berbagai kegiatan. Tugas yang mereka emban antara lain membantu dokumentasi foto dan video, mengatur pencahayaan, mendukung teknis acara, hingga memastikan kelancaran jalannya kegiatan. Dari pengalaman ini, siswa belajar arti kerja sama tim, ketepatan waktu, serta pentingnya profesionalisme dalam dunia kerja nyata.


Melalui PKL di PT Prisma Multimedia Solution, siswa SMK Sahid Bogor jurusan DKV tidak hanya mendapatkan pengalaman teknis, tetapi juga soft skill yang sangat penting, seperti komunikasi, tanggung jawab, dan manajemen waktu. Semua pengalaman tersebut menjadi bekal berharga untuk melanjutkan karier di bidang industri kreatif, baik sebagai desainer, videografer, maupun entrepreneur muda di masa depan.

Sebagai bagian dari pembelajaran praktik, siswa SMK Sahid Bogor jurusan Kuliner kembali menunjukkan kreativitas dan keterampilan mereka dalam mengolah hidangan berbasis adonan beragi. Kegiatan ini dilaksanakan di dapur praktik sekolah (Gandok), dengan tujuan melatih siswa memahami teknik dasar pembuatan kue modern yang populer di masyarakat.

Pada kesempatan tersebut, siswa mempraktikkan pembuatan Mini Pizza, Cinnamon Roll, dan Coffee Bun, tiga jenis olahan roti yang menggunakan adonan beragi.

1. Mini Pizza

Dalam pembuatan Mini Pizza, siswa belajar membuat adonan dasar roti yang lembut serta mempraktikkan teknik fermentasi agar roti dapat mengembang sempurna. Setelah adonan siap, siswa menghias pizza mini dengan saus tomat, keju mozzarella, serta aneka topping seperti sosis, dan jagung manis. Mini Pizza ini menjadi favorit karena tampilannya menarik dan rasanya lezat.

2. Cinnamon Roll

Kue khas mancanegara ini menjadi media belajar siswa dalam menguasai teknik menggulung adonan dengan isian kayu manis dan gula. Setelah dipanggang, Cinnamon Roll diberi topping glaze manis yang menambah cita rasa. Melalui praktik ini, siswa dilatih untuk menghasilkan tekstur roti yang empuk dengan tampilan yang rapi.

3. Coffee Bun

Tak kalah menarik, Coffee Bun atau roti dengan aroma kopi yang khas juga dipraktikkan oleh siswa. Roti ini memiliki lapisan luar yang renyah dengan rasa kopi, sedangkan bagian dalamnya lembut dan biasanya diisi dengan butter. Melalui resep ini, siswa belajar tentang pengolahan adonan beragi dengan variasi topping modern.

Praktik pembuatan roti beragi ini tidak hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan kreativitas siswa dalam mengolah dan menyajikan makanan. Guru pembimbing kuliner SMK Sahid menekankan pentingnya ketelitian dalam proses fermentasi, pengukuran bahan, serta teknik memanggang agar hasilnya maksimal.

Siswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMK Sahid Bogor kembali menunjukkan kreativitasnya melalui kegiatan latihan fotografi produk. Kali ini, objek yang diangkat adalah menu main course.

Para siswa DKV mempraktikkan teknik fotografi profesional, mulai dari penataan komposisi (composition), pengaturan pencahayaan (lighting), hingga penggunaan properti pendukung (props) agar setiap foto terlihat menarik dan menggugah selera. Tidak hanya itu, mereka juga mempelajari teknik depth of field, angle pemotretan, serta pengolahan foto (editing) untuk menghasilkan gambar berkualitas tinggi.

Latihan ini bertujuan agar siswa mampu menguasai keterampilan food photography, yang saat ini sangat dibutuhkan dalam industri kreatif, khususnya untuk promosi di media sosial dan branding bisnis kuliner.

Dengan kegiatan ini, diharapkan siswa DKV tidak hanya mengasah kemampuan teknis fotografi, tetapi juga memahami nilai estetika dan storytelling dalam setiap gambar yang dihasilkan.

Aroma harum kaldu yang gurih bercampur dengan kelembutan susu memenuhi udara di dapur praktik SMK Sahid Bogor. Suasana ramai penuh semangat itu datang dari kegiatan praktik pembuatan cream soup oleh siswa jurusan Tata Boga sebagai bagian dari pembelajaran keterampilan memasak.

Kegiatan praktik ini dirancang untuk:

  1. Mengajarkan teknik dasar pembuatan sup krim dengan tekstur dan rasa yang tepat.
  2. Melatih keterampilan penggunaan alat masak secara profesional.
  3. Menanamkan pemahaman tentang standar penyajian hidangan (plating) sesuai industri perhotelan dan restoran.

Dalam praktik ini, siswa mengikuti tahapan profesional mulai dari persiapan hingga penyajian:

  1. Persiapan Bahan (Preparation)
    Siswa menyiapkan bahan segar seperti bawang bombay, wortel, kentang, seledri, kaldu ayam, susu, dan mentega.
  2. Membuat Roux
    Mentega dilelehkan lalu dicampur tepung terigu untuk membuat roux, yang berfungsi sebagai pengental sup.
  3. Memasak dan Membumbui
    Bahan-bahan direbus bersama kaldu, kemudian dicampur dengan susu atau cream. Bumbu seperti garam, lada, dan pala ditambahkan untuk memperkaya rasa.
  4. Penghalusan dan Penyajian
    Sup dihaluskan menggunakan blender, lalu disaring untuk menghasilkan tekstur yang lembut. Sup disajikan hangat dengan garnish roti garlic atau parsley cincang.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada resep, tetapi juga pada keterampilan koordinasi tim, manajemen waktu, dan presentasi hidangan. Guru pembimbing memberikan arahan langsung serta tips praktis untuk memastikan hasil masakan memenuhi standar cita rasa dan penampilan.

Praktik pembuatan cream soup di SMK Sahid Bogor menjadi contoh nyata bahwa pembelajaran kuliner tidak hanya tentang resep, tetapi juga melatih keterampilan teknis, kreativitas, dan profesionalisme. Dengan bekal ini, siswa diharapkan siap bersaing di dunia industri makanan dan minuman yang terus berkembang.

Inovasi dan kreativitas kembali ditunjukkan oleh para siswi SMK Sahid Bogor melalui produk unggulan terbaru mereka yang diberi nama Kiki Kuki. Produk ini merupakan hasil kolaborasi antara siswi jurusan Kuliner dan Desain Komunikasi Visual (DKV) yaitu ananda Amara Tsabita Setiakarnawijaya dan Talita Nur Azmi, menampilkan kombinasi sempurna antara cita rasa, kesehatan, dan estetika kemasan yang menarik.

Kiki Kuki adalah cookies sehat yang dibuat dari tepung mocaf (modified cassava flour) — tepung singkong yang difermentasi secara khusus, dikenal sebagai alternatif gluten-free yang aman untuk penderita intoleransi gluten. Tidak hanya sehat, cookies ini juga memiliki tekstur yang lembut (soft) dan rasa yang manis pas, cocok dinikmati oleh semua kalangan, termasuk anak-anak dan lansia.

Keunggulan utama dari produk ini tidak hanya terletak pada komposisi bahan alaminya, tetapi juga pada proses pembuatannya yang higienis dan inovatif. Penggunaan tepung mocaf juga membantu mendukung produk pangan lokal, sekaligus menjadi pilihan yang ramah bagi sistem pencernaan.

Kemasan Kiki Kuki tak kalah menarik. Berkat kreativitas siswi jurusan DKV SMK Sahid Bogor, desain kemasan produk tampil modern, minimalis, dan penuh identitas lokal. Dengan perpaduan warna lembut dan ilustrasi yang menggugah selera, kemasan Kiki Kuki dirancang tak hanya untuk menarik perhatian, tapi juga memberi nilai tambah branding yang kuat dan mudah dikenali.

Produk Kiki Kuki merupakan bagian dari proyek lintas jurusan yang bertujuan mengembangkan jiwa wirausaha dan keterampilan industri kreatif pada siswa SMK Sahid Bogor. Dalam prosesnya, siswi kuliner melakukan pengembangan resep sehat, uji cita rasa, dan pengemasan makanan, sementara siswi DKV mengerjakan aspek identitas visual, dan fotografi produk.

Pramuka bukan sekadar kegiatan seragam dan baris-berbaris. Lebih dari itu, Pramuka adalah sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, kemandirian, dan semangat gotong royong. Itulah yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan Pramuka wajib setiap hari Kamis di SMK Sahid Bogor, sebagai bagian dari pendidikan karakter yang terintegrasi dengan Kurikulum Merdeka.

Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa dari berbagai tingkatan dan jurusan. Setiap Kamis, para siswa mengenakan seragam Pramuka lengkap dan mengikuti berbagai aktivitas yang telah dirancang secara terpadu dan mendidik, mulai dari apel, latihan baris-berbaris (PBB), pengenalan tali-temali, survival, pengetahuan kepramukaan, hingga kegiatan kreatif seperti yel-yel dan permainan edukatif.

Tujuan dan Manfaat

Kegiatan Pramuka ini memiliki berbagai tujuan positif, antara lain:

  • Membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab.
  • Menanamkan jiwa kepemimpinan dan kerja sama tim.
  • Melatih keterampilan hidup (life skills) yang berguna dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja.
  • Menumbuhkan cinta tanah air dan kepedulian sosial.
  • Mengurangi ketergantungan siswa pada gawai melalui kegiatan luar ruang yang menyenangkan.

Meskipun bersifat wajib, kegiatan Pramuka hari Kamis selalu diwarnai dengan antusiasme para siswa. Mereka mengikuti kegiatan dengan semangat, apalagi setiap minggunya ada variasi aktivitas yang membuat suasana lebih dinamis dan tidak monoton. Tim pembina Pramuka yang terdiri dari guru-guru terlatih juga selalu berupaya menciptakan suasana yang edukatif sekaligus menyenangkan.

Tak jarang kegiatan Pramuka juga disisipkan materi wawasan kebangsaan, simulasi tanggap bencana, latihan kepemimpinan dasar (LDK), hingga persiapan untuk lomba kepramukaan antar sekolah. Semua ini menjadi nilai tambah bagi siswa sebagai bekal menghadapi tantangan dunia luar.

Sebagai siswa SMK yang disiapkan untuk langsung terjun ke dunia kerja atau berwirausaha, Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk soft skills seperti komunikasi, manajemen waktu, kerja sama, hingga problem solving. Kegiatan Pramuka tidak hanya membangun fisik dan mental, tetapi juga menumbuhkan kecerdasan emosional dan sosial yang sangat dibutuhkan di dunia kerja saat ini.

Bogor, 30 Juli 2025 — SMK Sahid Bogor melaksanakan kegiatan Gladi Bersih Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk Tahun Pelajaran 2025/2026 dengan penuh semangat dan kesiapan yang matang. Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari, yaitu pada tanggal 30-31 Juli 2025, bertempat di ruang laboratorium komputer SMK Sahid Bogor.

Gladi bersih ini merupakan tahap akhir sebelum pelaksanaan ANBK resmi yang dijadwalkan pada bulan Agustus mendatang. Tujuan utama gladi bersih adalah untuk memastikan kesiapan teknis perangkat komputer, sistem jaringan, serta simulasi alur pelaksanaan asesmen yang akan dihadapi oleh siswa kelas XI sebagai peserta utama.

Dalam pelaksanaannya, siswa mengikuti dua jenis asesmen, yaitu Literasi Membaca dan Numerasi, sesuai dengan ketentuan dari Kemendikbudristek. Siswa terlihat antusias dan fokus mengerjakan soal, sementara tim teknis dan proktor memastikan semua perangkat berjalan optimal tanpa hambatan.

Gladi bersih ini sangat penting sebagai bentuk persiapan menyeluruh. Dalam Gladi Bersih ini SMK Sahid ingin memastikan bahwa tidak hanya siswa yang siap menghadapi asesmen nasional, tetapi juga seluruh infrastruktur pendukung berjalan maksimal agar pelaksanaan ANBK nanti dapat berlangsung lancar dan tanpa kendala,

Selain siswa dan guru, kegiatan ini juga melibatkan teknisi dan pengawas Guru yang turut mengawasi jalannya gladi bersih. Kegiatan ini sekaligus menjadi momen pembelajaran digital yang bermanfaat untuk menumbuhkan budaya literasi dan numerasi di lingkungan sekolah.

Dengan terlaksananya gladi bersih ini, SMK Sahid Bogor optimis menghadapi ANBK 2025 dengan lebih siap dan percaya diri. Semoga hasil asesmen yang akan datang dapat mencerminkan kualitas pendidikan yang terus ditingkatkan di lingkungan SMK Sahid Bogor.