Tag Archive for: SMK Sahid

Siswa jurusan Desain Komunikasi Visual (DKV) SMK Sahid Bogor terus diasah kreativitas dan kepekaannya, terhadap visual melalui pembelajaran fotografi berbasis produk yang ada di sekitar. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya guru dalam mengenalkan konsep dasar fotografi sekaligus melatih siswa untuk mampu memvisualisasikan objek secara menarik tanpa harus menggunakan alat atau bahan mahal.

Dengan mengusung tema “Eksplorasi Visual dari Sekitar Kita”, para siswa diajak untuk menggunakan berbagai benda sehari-hari seperti makanan, minuman kemasan, produk buatan sendiri seperti cookies “Kiki Kuki”, barang-barang rumah tangga, hingga kerajinan tangan. Tujuannya adalah agar siswa terbiasa mengidentifikasi objek potensial di lingkungan mereka sebagai materi foto yang dapat diolah secara estetik dan profesional.

Dalam proses pembelajaran ini, siswa juga diajarkan teknik dasar fotografi seperti komposisi, pencahayaan, angle, fokus, dan background. Mereka ditantang untuk menata objek secara manual menggunakan media sederhana seperti kertas warna, kain polos, atau alas kayu untuk memperkuat visual objek yang difoto.

Tak hanya itu, sesi pembelajaran juga dilengkapi dengan sesi review karya, di mana siswa mempresentasikan hasil foto mereka dan mendapatkan masukan dari guru maupun teman sekelas. Kegiatan ini membangun kepercayaan diri, kemampuan komunikasi visual, dan kemampuan menerima kritik secara konstruktif.

Pembelajaran fotografi berbasis produk sekitar ini membuktikan bahwa kreativitas bisa diasah dari hal-hal sederhana. Dengan pendekatan ini, siswa DKV SMK Sahid Bogor tidak hanya mahir secara teknis, tetapi juga tumbuh menjadi insan kreatif yang peka terhadap lingkungan dan mampu menghasilkan karya visual yang komunikatif dan bernilai estetis tinggi.

Bogor, 6 Agustus 2025 – SMK Sahid Bogor melaksanakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK). Kegiatan ini diikuti oleh siswa-siswi kelas XI dari dua jurusan, yaitu Kuliner dan Desain Komunikasi Visual (DKV). Pelaksanaan ANBK ini merupakan bagian dari program nasional yang bertujuan untuk mengevaluasi mutu pendidikan secara menyeluruh dan objektif.

ANBK diselenggarakan di laboratorium komputer sekolah dengan sistem online, memastikan setiap peserta dapat mengakses soal secara digital melalui perangkat komputer yang tersedia. SMK Sahid Bogor telah mempersiapkan segala kebutuhan teknis dan administratif jauh hari sebelumnya untuk mendukung kelancaran kegiatan ini, termasuk simulasi dan gladi bersih yang telah dilakukan beberapa minggu lalu.

Ketua Pelaksana ANBK SMK Sahid Bogor, Ustadz Uci Sanusi,S.Pd menyampaikan bahwa ANBK bukan hanya sekadar ujian, tetapi sebagai refleksi terhadap proses pembelajaran yang telah berlangsung. “Kami berharap hasil asesmen ini bisa menjadi dasar pengembangan strategi pendidikan yang lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan siswa di masa depan,” ujar beliau.

Peserta ANBK terdiri dari siswa yang telah dipilih secara acak oleh sistem Kementerian Pendidikan. Mereka mengerjakan dua jenis asesmen utama, yaitu Literasi Membaca dan Numerasi, serta Survei Karakter dan Lingkungan Belajar, yang mencerminkan kompetensi esensial dan nilai-nilai yang penting untuk mendukung kesuksesan peserta didik di masa mendatang.

Guru dan tenaga kependidikan di SMK Sahid Bogor juga berperan aktif dalam mendampingi serta memastikan suasana ruang ujian tetap kondusif dan tertib. SMK Sahid Bogor telah berhasil menyelesaikan seluruh prosedur sesuai dengan petunjuk teknis dari Kemendikbudristek.

Inovasi dan kreativitas kembali ditunjukkan oleh para siswi SMK Sahid Bogor melalui produk unggulan terbaru mereka yang diberi nama Kiki Kuki. Produk ini merupakan hasil kolaborasi antara siswi jurusan Kuliner dan Desain Komunikasi Visual (DKV) yaitu ananda Amara Tsabita Setiakarnawijaya dan Talita Nur Azmi, menampilkan kombinasi sempurna antara cita rasa, kesehatan, dan estetika kemasan yang menarik.

Kiki Kuki adalah cookies sehat yang dibuat dari tepung mocaf (modified cassava flour) — tepung singkong yang difermentasi secara khusus, dikenal sebagai alternatif gluten-free yang aman untuk penderita intoleransi gluten. Tidak hanya sehat, cookies ini juga memiliki tekstur yang lembut (soft) dan rasa yang manis pas, cocok dinikmati oleh semua kalangan, termasuk anak-anak dan lansia.

Keunggulan utama dari produk ini tidak hanya terletak pada komposisi bahan alaminya, tetapi juga pada proses pembuatannya yang higienis dan inovatif. Penggunaan tepung mocaf juga membantu mendukung produk pangan lokal, sekaligus menjadi pilihan yang ramah bagi sistem pencernaan.

Kemasan Kiki Kuki tak kalah menarik. Berkat kreativitas siswi jurusan DKV SMK Sahid Bogor, desain kemasan produk tampil modern, minimalis, dan penuh identitas lokal. Dengan perpaduan warna lembut dan ilustrasi yang menggugah selera, kemasan Kiki Kuki dirancang tak hanya untuk menarik perhatian, tapi juga memberi nilai tambah branding yang kuat dan mudah dikenali.

Produk Kiki Kuki merupakan bagian dari proyek lintas jurusan yang bertujuan mengembangkan jiwa wirausaha dan keterampilan industri kreatif pada siswa SMK Sahid Bogor. Dalam prosesnya, siswi kuliner melakukan pengembangan resep sehat, uji cita rasa, dan pengemasan makanan, sementara siswi DKV mengerjakan aspek identitas visual, dan fotografi produk.

Pramuka bukan sekadar kegiatan seragam dan baris-berbaris. Lebih dari itu, Pramuka adalah sarana pembentukan karakter, kepemimpinan, kemandirian, dan semangat gotong royong. Itulah yang menjadi dasar pelaksanaan kegiatan Pramuka wajib setiap hari Kamis di SMK Sahid Bogor, sebagai bagian dari pendidikan karakter yang terintegrasi dengan Kurikulum Merdeka.

Kegiatan ini melibatkan seluruh siswa dari berbagai tingkatan dan jurusan. Setiap Kamis, para siswa mengenakan seragam Pramuka lengkap dan mengikuti berbagai aktivitas yang telah dirancang secara terpadu dan mendidik, mulai dari apel, latihan baris-berbaris (PBB), pengenalan tali-temali, survival, pengetahuan kepramukaan, hingga kegiatan kreatif seperti yel-yel dan permainan edukatif.

Tujuan dan Manfaat

Kegiatan Pramuka ini memiliki berbagai tujuan positif, antara lain:

  • Membentuk karakter disiplin dan tanggung jawab.
  • Menanamkan jiwa kepemimpinan dan kerja sama tim.
  • Melatih keterampilan hidup (life skills) yang berguna dalam kehidupan sehari-hari maupun dunia kerja.
  • Menumbuhkan cinta tanah air dan kepedulian sosial.
  • Mengurangi ketergantungan siswa pada gawai melalui kegiatan luar ruang yang menyenangkan.

Meskipun bersifat wajib, kegiatan Pramuka hari Kamis selalu diwarnai dengan antusiasme para siswa. Mereka mengikuti kegiatan dengan semangat, apalagi setiap minggunya ada variasi aktivitas yang membuat suasana lebih dinamis dan tidak monoton. Tim pembina Pramuka yang terdiri dari guru-guru terlatih juga selalu berupaya menciptakan suasana yang edukatif sekaligus menyenangkan.

Tak jarang kegiatan Pramuka juga disisipkan materi wawasan kebangsaan, simulasi tanggap bencana, latihan kepemimpinan dasar (LDK), hingga persiapan untuk lomba kepramukaan antar sekolah. Semua ini menjadi nilai tambah bagi siswa sebagai bekal menghadapi tantangan dunia luar.

Sebagai siswa SMK yang disiapkan untuk langsung terjun ke dunia kerja atau berwirausaha, Pramuka memiliki peran penting dalam membentuk soft skills seperti komunikasi, manajemen waktu, kerja sama, hingga problem solving. Kegiatan Pramuka tidak hanya membangun fisik dan mental, tetapi juga menumbuhkan kecerdasan emosional dan sosial yang sangat dibutuhkan di dunia kerja saat ini.

Dalam menghadapi era Revolusi Industri 4.0 dan Society 5.0, kemampuan teknologi digital menjadi hal yang mutlak dimiliki oleh para pendidik, terutama guru di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Seiring dengan perkembangan pesat teknologi, keterampilan seperti coding dan pemahaman tentang kecerdasan artifisial (AI) menjadi semakin penting untuk diterapkan dalam proses pembelajaran.

Menjawab tantangan tersebut, diselenggarakanlah pelatihan coding dan kecerdasan artifisial khusus bagi guru SMK, sebagai langkah strategis untuk meningkatkan literasi digital sekaligus mempersiapkan peserta didik yang siap bersaing di dunia kerja masa depan.

Pelatihan ini bertujuan untuk:

  • Membekali guru dengan pengetahuan dasar dan lanjutan mengenai pemrograman (coding), baik dalam bahasa pemrograman Python, JavaScript, atau lainnya.
  • Memperkenalkan konsep dan penerapan kecerdasan buatan dalam kehidupan sehari-hari dan dunia industri.
  • Menunjukkan integrasi AI dalam bidang keahlian di SMK, seperti desain, otomotif, bisnis, hingga teknologi informasi.
  • Mendorong guru untuk mengembangkan project-based learning berbasis teknologi digital.
  • Menyusun perangkat ajar berbasis AI dan coding yang sesuai dengan Kurikulum Merdeka dan kebutuhan dunia kerja.

Dengan pelatihan ini, diharapkan guru SMK tidak hanya menjadi pengajar yang adaptif terhadap teknologi, tetapi juga menjadi inovator pendidikan, yang mampu menginspirasi siswa untuk berkarya di bidang teknologi digital.

Lebih dari sekadar tren, coding dan AI kini menjadi bahasa masa depan. Sudah saatnya guru tidak hanya menyampaikan ilmu, tetapi juga membekali siswa dengan keterampilan abad ke-21 yang relevan, kontekstual, dan berdaya guna.

Makanan merupakan salah satu unsur terpenting dalam kehidupan kita, selain berfungsi sebagai perbaikan sel-sel tubuh dan pengaturan metabolisme tubuh, makanan juga berfungsi sebagai penghasil energi. Sehingga, tanpa asupan makanan yang baik dan teratur manusia akan sulit untuk bertahan hidup.

Saat ini banyak sekali olahan makanan yang dapat kita jumpai dimanapun, ditempat kerja, sekolah, rumah, dan lain sebagainya. Namun, keragaman makanan belum tentu menjamin higienitas makanan, sehingga kita harus pandai memilah dan memilih makanan yang baik untuk tubuh kita agar makanan yang kita konsumsi tidak menjadi sumber penyakit.

Berkaitan dengan itu, SMK Sahid Pondok Pesantren Modern Sahid menyelenggarakan Food Bazaar pada 15 sampai 16 Juni 2022, di Lorong SMK Sahid. Seluruh olahan makanan dibuat secara khusus oleh santri putra dan putri SMK Sahid Pondok Pesantren Modern Sahid, dimana selain menjaga kualitas rasa, seluruh makanan ini diolah dengan mengedepankan prinsip higietas dan sanitasi yang baik. Sebelum melakukan proses masak-memasak, para santri terlebih dahulu membersihkan seluruh peralatan dan bahan pangan yang akan diolah.

Selain itu, para santri juga memilah bahan yang masih segar dan menyimpannya ditempat yang bersih. Saat proses pengolahan makanan dimulai, para santri juga menggunakan hand glove agar makanan tetap steril dan bersih. Ada beragam jenis makanan yang dijual dalam kegiatan Food Bazaar kali ini, mulai dari dimsum, oreo susu, resoles mayones, bakso, dalgona coffee, telur gulung, salad buah dan masih banyak lagi.

Salah satu pengunjung Food Bazaar, Hazeq Akbar mengaku senang mengikuti kegiatan Food Bazaar ini, “Kita bisa memilih makanan yang sebelumnya tidak tersedia diarea pondok, menu makanannya juga variatif dan rasanya enak” ujarnya saat ditemui di Lorong SMK Sahid. Adapun tujuan diselenggarakannya Food Bazaar ini selain sebagai saran edukasi bagi santri putra dan putri SMK Sahid juga meningkatkan semangat belajar dan rasa ingin tahu yang tinggi, kedepan rencananya acara ini akan kembali digelar dengan waktu yang belum ditentukan.