Penulis Tere Liye Mengisi Workshop Penulisan Bagi Santri di Ponpes Modern Sahid

Workshop Tere Liye – Pondok Pesantren Modern Sahid menggelar Workshop Penulisan bersama penulis novel terkenal Indonesia yang banyak menghasilkan karya-karya tulis berupa novel dan tidak jarang menjadi best seller setiap karyanya. Siapa lagi kalau bukan Tere Liye penulis novel produktif dan ternama yang lahir di Lahat, 21 Mei 1979 dengan nama Darwis. Ia tercatat sudah mencetak ratusan buku-buku/novel best seller. Diantara karyanya yang diangkat ke layar lebar yaitu Hafalan Shalat Delisa dan Moga Bunda Disayang Allah.

Dari puluhan bahkan ratusan pondok pesantren yang sudah mengajukan workshop ini ke tim manajemen Tere Liye, alhamdulillah atas izin Allah SWT. Pondok Pesantren Modern Sahid mendapatkan kesempatan berharga ini untuk bisa belajar menulis langsung bersama bang Tere Liye yang selama ini hanya dikenal lewat tulisan-tulisan di novel karyanya yang banyak digemari oleh para santri dan siswa termasuk santri PP. Modern Sahid.

Menurut ust Ilham Alamsyah, selaku panitia acara workshop ini, kehadiran narasumber Tere Liye disambut bahagia dan antusias oleh seluruh santri, dewan guru, murabbi/yah dan karyawan Pesantren, meskipun di hari libur seluruh peserta workshop penulisan tetap semangat baik di sesi pemaparan materi ataupun tanya jawab. Mereka fokus mengikuti workshop tersebut untuk belajar guna melatih keterampilan menulis sampai waktu yang sudah ditentukan, bahkan di sesi signing books dimana momen para peserta yang mempunyai buku/novel karya Tere Liye bisa mendapatkan tanda tangan langsung di novel karyanya sehingga karena antusias yang sangat tinggi, antrian mengular sampai ke belakang ruang workshop, namun peserta tetap sabar mengantri giliran. Tandas ustad Ilham Alamsyah.

Dalam sambutannya, ustad Ilham Alamsyah selaku panitia dan saat ini menjabat Kamad. MA Sahid menyampaikan apresiasi atas kehadiran bang Tere Liye di PP. Modern Sahid ini dan berharap melalui workshop ini, santri termotivasi belajar dan menjadi pembelajar sepanjang hayat. Jelasnya lagi.

Di sesi materi, Tere Liye berpesan kepada para peserta kunci agar menjadi penulis yang handal adalah, diantaranya sebagai berikut :
1️⃣Mulailah menulis dengan tema dan buatlah dalam bentuk kalimat setelah itu dalam sebuah paragraf.
2️⃣Agar hasil karya tulis menarik, maka menulis harus dengan sudut pandang berbeda artinya penulis harus memiliki sense of writing.
3️⃣Memperbanyak riset dengan banyak membaca dan bergaul agar bertambah wawasan.
4️⃣Self confidence atau rasa percaya diri harus dimiliki oleh seorang penulis
5️⃣Banyak mencoba, jika gagal terus coba, gagal lagi, coba lagi, sebagaimana mahfudzat mengatakan

جرب ولاحظ تكن عارفا
Artinya : coba dan perhatikan, niscaya kamu akan tahu.

Kegiatan workshop ini dimulai pukul 09.00 dengan diawali doa buat almarhum dan almarhumah pendiri Pondok Pesantren Modern Sahid yang dipimpin oleh ustad Jahidi yang biasa disebut ustad Jay oleh santri selaku panitia acara. Acara worshop berlangsung kurang lebih 3 jam selain diisi workshop menulis kegiatan ini juga diisi dengan bazar buku dan novel karya Tere Liye.

Terkait acara workshop ini, panitia menyampaikan kepada admin bahwa protokol kesehatan tetap dijalankan sesuai prosedur yang berlaku, sebelum dimulai acara, Tere Liye dan tim menjalani rapid test antigen terlebih dahulu walaupun semuanya sudah disuntik vaksin dosis 1 dan 2. Sementara untuk para peserta yang diperkenankan hadir adalah yang sudah vaksin dan dalam keadaan sehat, karena sebagaimana diketahui bahwa 3 hari yang lalu tepatnya tanggal 23 September 2021, PP. Modern Sahid telah melaksanakan kegiatan vaksinasi masal dengan program Serbuan Vaksinasi Maritim Kolinlamil TNI Angakatan Laut bagi santri, guru, karyawan PP. Modern Sahid dan masyarakat umum. Jelas panitia acara.

“Harapan kami, semoga acara workshop penulisan ini bermanfaat dan para santri dan dewan guru selalu giat menulis agar memberikan kemanfaatan dari karya tulisannya”. Ungkap ustad Jahidi. Adapun kegiatan ini sangat diapresiasi sekali oleh Pimpinan Pesantren dan jajaran serta orang tua santri. (Ujay_13)

#AyoMenulis
#WorkshopMenulis
#TereLiyeDiSahid

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *