Pelaksanaan Shalat Idul Adha 1443 H di Pondok Pesantren Modern Sahid.

Bogor, 10 Juli 2022|10.00 WIB.

Yayasan Wakaf Sahid Khusnul Khatimah yang menaungi unit-unit pendidikan di Kawasan Bumi Berkah Sahid Husnul Khatimah Pamijahan Bogor yaitu Pondok Pesantren Modern Sahid (PPMS) dan Institut Agama Islam Sahid (INAIS) menyelenggarakan shalat Idul Adha 1443 H pada hari Ahad 10 Juli 2022 mengikuti keputusan yang ditetapkan oleh pemerintah. Pelaksanaan shalat Idul Adha dilaksanakan di masjid Sadaniyah Al Munawarah yang terletak di lingkungan Ponpes Modern Sahid. Bertindak sebagai Imam ustad Raden Arif Prihanto selaku tenaga kepengasuhan/murabbi dan khatib Muhammad Ikhsan Maulana santri kelas XII MIA 1 dengan tema “Meraih Nilai Ketaqwaan dengan Berkurban”.

Berbeda dari pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. Pelaksanaan shalat Idul Adha 1443 H ini tidak diikuti oleh santri karena mereka masih berlibur dan akan kembali check in pada tanggal 13 Juli 2022 bagi santri baru dan 17 Juli 2022 bagi santri lama. Namun tanpa kehadiran santripun, jama’ah tetap membludak dengan dihadiri oleh Dewan Pembina dan Ketua Umum Yayasan, Pimpinan dan seluruh manajemen pesantren, dosen, guru, ustadz/zah, mahasiswa dan karyawan beserta para keluarga serta sebagian santri terdekat dan para alumni.

Ketua Umum Yayasan Wakaf Sahid Husnul Khatimah Bapak Dr. Ir. Hariyadi B. Sukamdani yang juga saat ini menjabat sebagai Ketua Umum APINDO (Asosiasi Pengusaha Indonesia) dan PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia) dalam arahannya setelah pelaksanaan shalat ied menyampaikan bahwa momentum Idul Adha tahun ini tentu sangat berkesan, mengingat para jamaah haji baik dari Indonesia dan belahan penjuru dunia bisa melaksanakan wukuf di padang Arafah pada tanggal 9 Dzulhijjah. Setelah 2 tahun terkendala pelaksanaanya akibat adanya pandemi Covid-19.

Beliau juga menyampaikan bahwa momentum Idul Adha seyogyanya dijadikan sebagai momen untuk lebih mendekatkan diri kepada Sang Khalik sebagaimana yang terkandung dari makna qurban itu sendiri yang bermakna mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan ibadah kurban yang ditunaikan semata-mata lilllah dan ikhlas karena Allah SWT sebagaimana dicontohkan oleh teladan Nabi Ibrahim As beserta putranya Ismail As.

Semetara itu, Ketua Panitia Idul Adha 1443 H ustad Drs. Cucu Ishak menyampaikan laporannya bahwa hewan yang terkumpul dan diserahkan kepada panitia dari para mudhohi (yang berkurban) sebanyak 18 hewan kurban yang terdiri dari 4 ekor sapi, 12 kambing dan 2 domba. Ucapan terima kasih disampaikan oleh panitia kepada para mudhohi.

Allahu Akbar Allahu Akbar Allahu Akbar Walillahilhamdu.
(Ujay_13)

Arahan Pimpinan Pondok Menjelang Liburan

Bogor, 18 Juni 2022|21.30 WIB.
Menjelang liburan akhir tahun dan kenaikan kelas. Pondok Pesantren Modern Sahid menyelenggarakan Kuliah Etiket : Nasehat Pimpinan Pondok Pesantren bagi seluruh santri menjelang liburan. Hal ini bertujuan agar para santri dapat mengisi liburan dengan hal-hal yang bermakna dan bermanfaat serta tidak meninggalkan kebiasaan-kebiasaan baik yang dilakukan di pondok.

Acara yang dihadiri oleh seluruh santri putra dan putri diawali dengan laporan kegiatan program-program kepesantrenan yang meliputi bidang pengasuhan di asrama dan pembelajaran MDT/Kepesantrenan oleh Kepala Pengasuhan Ustad Jahidi, S.Pd, ME. Dalam laporannya ia menyampaikan bahwa secara umum disiplin santri berjalan dengan baik terlihat dari semakin sadarnya para santri dalam menerapkan disiplin yang ditetapkan di pondok.

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Modern Sahid Al-Ustad Muhammad Luqman, S.Pd.I berpesan dengan hal-hal JANGAN dan HARUS dilakukan selama liburan. Adapun 4 hal yang jangan dilakukan yaitu:
❌Jangan Kudis artinya kurang disiplin. Selama di pesantren terbiasa dengan disiplin maka di rumahpun harus tetap berdisiplin.
❌Jangan Kursi artinya kurang informasi. Santri harus selalu menyerap informasi agar selalu uptodate dan tidak ketinggalan zaman. Santri harus melek dengan informasi dan perkembangan yang terjadi saat ini apalagi di era milenial.
❌Jangan Kuper artinya kurang pergaulan. Santri harus rajin bergaul namun tetap harus memilah dan memilih teman bergaul agar tidak terbawa arus pergaulan yang menjerumuskan ke jurang kenistaan. Dalam bergaul santri harus bisa memberikan warna yang berbeda sehingga menjadi nilai dakwah.
❌Jangan Mager artinya malas bergerak/zumud. Jangan mentang-mentang liburan hanya diam diri saja dan bermalas-malasan. Santri harus tetap bergerak dimanapun berada dan seharusnya santri bisa memanfaatkan waktu buat membantu kedua orang tua dan masyarakat sekitar dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Karena santri adalah cerminan yang gerak-geriknya selalu jadi pusat perhatian masyarakat. Jika baik maka bernilah dakwah, yaitu ad-dakwah bil haal.

Adapun 3 yang HARUS dilakukan yaitu,
1. Menjalin komunikasi dengan Allah, artinya tetap istiqomah dalam beribadah kepada Allah.
2. Menjalin silaturahim dg orang tua, menjadikan waktu liburan waktu yang berkualitas dengan keluarga bukan malah merepotkan orang tua.
3. Mengenal dirinya, karena peribahasa Arab mengatakan
هلك امرؤ من لم يعرف قدره
Artinya : Binasalah seseorang yang tidak mengenal dirinya.
Acara ditutup dengan pemberian penghargaan bagi santri yang berprestasi dalam ujian pesantren dan kegiatan tasjiul lughoh atau pekan bahasa.

(Tim DM/Ujay_13)

SMK Sahid Menyelenggarakan Food Bazaar

Makanan merupakan salah satu unsur terpenting dalam kehidupan kita, selain berfungsi sebagai perbaikan sel-sel tubuh dan pengaturan metabolisme tubuh, makanan juga berfungsi sebagai penghasil energi. Sehingga, tanpa asupan makanan yang baik dan teratur manusia akan sulit untuk bertahan hidup.

Saat ini banyak sekali olahan makanan yang dapat kita jumpai dimanapun, ditempat kerja, sekolah, rumah, dan lain sebagainya. Namun, keragaman makanan belum tentu menjamin higienitas makanan, sehingga kita harus pandai memilah dan memilih makanan yang baik untuk tubuh kita agar makanan yang kita konsumsi tidak menjadi sumber penyakit.

Berkaitan dengan itu, SMK Sahid Pondok Pesantren Modern Sahid menyelenggarakan Food Bazaar pada 15 sampai 16 Juni 2022, di Lorong SMK Sahid. Seluruh olahan makanan dibuat secara khusus oleh santri putra dan putri SMK Sahid Pondok Pesantren Modern Sahid, dimana selain menjaga kualitas rasa, seluruh makanan ini diolah dengan mengedepankan prinsip higietas dan sanitasi yang baik. Sebelum melakukan proses masak-memasak, para santri terlebih dahulu membersihkan seluruh peralatan dan bahan pangan yang akan diolah.

Selain itu, para santri juga memilah bahan yang masih segar dan menyimpannya ditempat yang bersih. Saat proses pengolahan makanan dimulai, para santri juga menggunakan hand glove agar makanan tetap steril dan bersih. Ada beragam jenis makanan yang dijual dalam kegiatan Food Bazaar kali ini, mulai dari dimsum, oreo susu, resoles mayones, bakso, dalgona coffee, telur gulung, salad buah dan masih banyak lagi.

Salah satu pengunjung Food Bazaar, Hazeq Akbar mengaku senang mengikuti kegiatan Food Bazaar ini, “Kita bisa memilih makanan yang sebelumnya tidak tersedia diarea pondok, menu makanannya juga variatif dan rasanya enak” ujarnya saat ditemui di Lorong SMK Sahid. Adapun tujuan diselenggarakannya Food Bazaar ini selain sebagai saran edukasi bagi santri putra dan putri SMK Sahid juga meningkatkan semangat belajar dan rasa ingin tahu yang tinggi, kedepan rencananya acara ini akan kembali digelar dengan waktu yang belum ditentukan.